11 Manfaat MVP untuk Startup

Diterbitkan: 2022-07-20
Manfaat MVP untuk Startup

Manfaat MVP untuk Startup

MVP adalah singkatan dari (Minimum Viable Product). Ini adalah pendekatan pengembangan yang mendorong perusahaan untuk merilis produk dalam bentuk beta atau prototipe kepada pelanggan sesegera mungkin. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik pelanggan sedini mungkin sehingga produk dapat ditingkatkan. MVP memungkinkan perusahaan untuk menguji asumsi mereka tentang apa yang diinginkan dan dibutuhkan pelanggan. Pendekatan ini juga membantu bisnis memprioritaskan fitur dan menentukan mana yang paling penting bagi pelanggan mereka.

Banyak yang telah dikatakan tentang pentingnya MVP (Minimum Viable Product) untuk startup. MVP penting karena memungkinkan startup untuk menguji hipotesis mereka tentang produk atau layanan yang mereka coba bangun. MVP yang dijalankan dengan baik memungkinkan startup untuk mengumpulkan pembelajaran yang divalidasi tentang produk atau layanan mereka dan membantu mereka fokus pada apa yang penting – pelanggan.

MVP juga memungkinkan startup untuk mendapatkan umpan balik dari target pasar mereka lebih awal dan sering, yang dapat membantu mereka meningkatkan produk atau layanan mereka. Selain itu, MVP dapat membantu mengurangi risiko membangun produk yang tidak ingin digunakan oleh siapa pun. Pada akhirnya, MVP membantu startup bergerak cepat dan belajar lebih cepat, yang keduanya penting untuk setiap startup yang ingin sukses.

Layanan pengembangan MVP bisa sangat membantu saat mencoba meluncurkan produk Anda. Dengan bekerja sama dengan layanan pengembangan MVP, Anda bisa mendapatkan bantuan dalam mengembangkan produk Anda dan menampilkannya di depan calon investor atau pelanggan. Layanan pengembangan MVP juga dapat membantu Anda membuat prototipe produk dan memasarkannya secara efektif. Jika Anda mencari bantuan untuk meluncurkan produk Anda, maka layanan pengembangan MVP mungkin merupakan solusi yang tepat untuk Anda.

Apa itu MVP?

MVP, atau Minimum Viable Product, adalah produk dengan fitur yang cukup untuk memuaskan pengguna awal. Itu dibangun dengan tujuan belajar sebanyak mungkin tentang produk yang seharusnya. Tujuan MVP bukanlah untuk menciptakan produk yang sempurna, tetapi untuk mendapatkannya di tangan pengguna secepat mungkin sehingga Anda dapat mulai mempelajari apa yang mereka inginkan dan butuhkan.

Saat membuat MVP, Anda harus fokus pada fitur yang paling penting dan melupakan sisanya. Ini berarti bahwa MVP Anda kemungkinan akan sangat sederhana dibandingkan dengan produk akhir. Tapi tidak apa-apa – Anda selalu dapat menambahkan fitur nanti berdasarkan masukan dari pengguna.

Kunci untuk membuat MVP adalah memulai dari yang kecil dan kemudian mengulanginya berdasarkan umpan balik. Layanan pengembangan MVP dapat membantu Anda membuat prototipe produk Anda yang dapat digunakan untuk memvalidasi ide Anda dan mendapatkan umpan balik dari pengguna potensial. Dengan bekerja sama dengan perusahaan pengembangan MVP, Anda dapat memulai produk Anda dengan cepat dan efisien. Mereka akan membantu Anda merancang dan membangun Produk yang Layak Minimum yang memenuhi kebutuhan Anda dan membantu Anda mencapai tujuan Anda.

Apa Tujuan MVP?

Dalam dunia bisnis saat ini, menciptakan produk yang disukai pelanggan menjadi lebih penting dari sebelumnya. Ini berarti bahwa bahkan sebelum Anda berpikir untuk menyerahkan produk Anda ke tangan konsumen, Anda perlu memastikan bahwa itu adalah sesuatu yang ingin mereka gunakan. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membuat produk yang layak minimum, atau MVP.

MVP adalah versi produk Anda yang cukup bagus untuk menunjukkan kepada calon pelanggan apa itu dan bagaimana cara kerjanya. Ini bisa sesederhana prototipe atau gambar rangka, dan tidak harus menyertakan semua fitur yang pada akhirnya Anda inginkan dalam produk akhir. Tujuan dari MVP adalah untuk mendapatkan umpan balik dari pengguna nyata sehingga Anda dapat membuat perubahan berdasarkan umpan balik mereka dan meningkatkan produk Anda sebelum Anda merilisnya ke publik.

Berapa harganya?

Makan siang MVP Anda dapat dilakukan dengan biaya rendah seperti antara $15.000 – $60.000. Harga ini termasuk mengembangkan halaman arahan, menyiapkan saluran akuisisi pelanggan, dan membangun prototipe produk. Ini tidak termasuk dukungan pelanggan atau biaya pemasaran.

Pendekatan ini sangat ideal untuk pemula yang ingin menguji kecocokan pasar produk mereka tanpa menghabiskan terlalu banyak uang. Investasi $5.000 akan membantu Anda memvalidasi ide Anda dan menentukan apakah ada pasar untuk produk Anda.

Jenis Biaya Pengembangan (Kerja Bulanan)
Pengembangan MVP In-House $25.000 per bulan bekerja
Biaya pengembangan MVP outsourcing $19,000 per bulan bekerja
pekerja lepas $13,000 per bulan bekerja
Pekerjakan tim lokal $64,000 per bulan bekerja

Layanan pengembangan MVP dapat menjadi cara yang bagus untuk meluncurkan produk Anda tanpa menghabiskan terlalu banyak uang. Dengan bekerja sama dengan perusahaan pengembangan MVP yang berpengalaman, Anda dapat memasarkan produk Anda dengan cepat dan dengan biaya yang lebih murah dari pengembangan perangkat lunak tradisional.

Layanan pengembangan MVP dapat menjadi cara yang bagus untuk meluncurkan produk Anda tanpa menghabiskan terlalu banyak uang. Dengan bekerja sama dengan perusahaan pengembangan MVP yang berpengalaman, Anda dapat memasarkan produk Anda dengan cepat dan dengan biaya yang lebih murah dari pengembangan perangkat lunak tradisional.

MVP sangat penting untuk setiap startup yang ingin memvalidasi ide mereka dan menentukan apakah benar-benar ada permintaan untuk produk mereka. Layanan pengembangan MVP dapat membantu Anda membuat versi dasar produk dengan cepat dan efisien, sehingga Anda dapat mulai mengumpulkan umpan balik dari calon pelanggan.

Bekerja dengan perusahaan pengembangan MVP yang berpengalaman akan memastikan bahwa Anda tetap di jalur dan mencapai semua tenggat waktu Anda.

Manfaat MVP

Temukan mengapa MVP (Minimum Viable Product) adalah salah satu pilihan terbaik untuk bisnis Anda, Simak daftar manfaatnya:

1. Menguji Ide Bisnis

Membuat Produk yang Layak Minimum (MVP) adalah cara yang bagus bagi bisnis untuk menguji ide-ide mereka. MVP memungkinkan bisnis dengan cepat dan efisien menguji hipotesis mereka tentang fitur dan fungsi apa yang diinginkan pelanggan mereka dan apakah ada permintaan untuk produk atau layanan mereka. MVP juga memungkinkan bisnis untuk menentukan kelayakan model bisnis mereka.

Manfaat membuat MVP sangat banyak. Pertama, MVP memungkinkan bisnis untuk mendapatkan umpan balik dari pelanggan tentang produk atau layanan mereka. Umpan balik ini dapat membantu bisnis membuat perubahan atau penyesuaian yang diperlukan pada produk atau layanan mereka sebelum mereka menginvestasikan terlalu banyak waktu dan uang ke dalamnya.

Kedua, MVP memungkinkan bisnis untuk menentukan apakah sebenarnya ada pasar untuk produk atau layanan mereka. Jika tidak ada pasar untuk itu, maka lebih baik mencari tahu lebih cepat daripada nanti.

2. Kembangkan Strategi Monetisasi

Dalam hal membuat strategi monetisasi, ada banyak manfaat dari MVP (Minimum Viable Product) . MVP memungkinkan Anda menguji asumsi Anda tentang pasar dan produk. Ini juga memungkinkan Anda untuk mendapatkan umpan balik dari pelanggan tentang apa yang mereka inginkan dan berapa banyak mereka bersedia membayar. Selain itu, MVP dapat membantu Anda menentukan apakah produk Anda layak untuk dikembangkan lebih lanjut atau tidak. Jika tidak, maka Anda dapat memutar atau mengubah strategi Anda sama sekali. Membuat MVP adalah cara yang bagus untuk mengurangi risiko dan meningkatkan peluang keberhasilan bisnis Anda.

3. Fokus Pada Membangun Fungsi Inti

Cara terbaik untuk membangun produk yang sukses adalah dengan fokus membangun fungsionalitas inti dan kemudian merilisnya sebagai MVP. MVP memungkinkan Anda menguji daya jual produk Anda dan mendapatkan umpan balik dari audiens target Anda. Ini juga membantu Anda untuk memprioritaskan fitur produk Anda dan menentukan yang paling penting. Dengan berfokus pada membangun fungsionalitas inti, Anda dapat memastikan bahwa produk Anda berfungsi dan memenuhi kebutuhan audiens target Anda.

4. Peluang Pengujian Pengguna Awal

Umpan balik pengguna sangat penting untuk keberhasilan produk apa pun. Semakin awal Anda bisa mendapatkan umpan balik dari pengguna target Anda, semakin baik. Di situlah produk minimum yang layak (MVP) masuk. MVP adalah versi produk Anda dengan fitur yang cukup untuk memuaskan pengguna awal. Ini memungkinkan Anda menguji asumsi Anda tentang apa yang diinginkan pengguna dan bagaimana mereka akan menggunakan produk Anda.

Anda bisa mendapatkan umpan balik dari pengguna nyata sejak awal dan membuat perubahan berdasarkan umpan balik mereka. Ini membantu Anda menghindari pembuatan produk yang tidak diinginkan atau dibutuhkan siapa pun.

Anda dapat menentukan apakah ada permintaan pasar untuk produk Anda sebelum Anda menginvestasikan terlalu banyak waktu dan uang dalam pengembangan.

5. Kejelasan Visi

MVP, atau produk minimum yang layak, adalah produk dengan fitur yang cukup untuk memuaskan pengguna awal. Ini dirancang untuk mendapatkan umpan balik dari pengguna sesegera mungkin sehingga produk akhir didasarkan pada umpan balik pengguna. Tujuan dari MVP adalah untuk meningkatkan kejelasan visi Anda.

MVP dapat membantu Anda menentukan apakah ide Anda layak dan apakah ada pasar untuk itu. Ini juga dapat membantu Anda mengumpulkan umpan balik tentang apa yang diinginkan dan tidak diinginkan pengguna dalam suatu produk. Umpan balik ini kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan produk akhir.

Membuat MVP bisa memakan biaya dan waktu, jadi penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki visi yang jelas untuk produk sebelum Anda mulai membangunnya. Dengan visi yang jelas, Anda dapat fokus membangun fitur yang paling penting dan menghindari membuang waktu untuk fitur yang tidak diinginkan siapa pun.

6. Pengembangan Berdasarkan Umpan Balik Pengguna

Ketika datang untuk mengembangkan produk, umpan balik pengguna adalah kuncinya. Ini dapat membantu Anda menentukan fitur apa yang akan dibuat dan bagaimana meningkatkan produk Anda. Dan cara terbaik untuk mendapatkan umpan balik pengguna adalah melalui produk yang layak minimum (MVP).

MVP adalah versi produk Anda yang dirilis lebih awal sehingga Anda bisa mendapatkan umpan balik dari pengguna. Umpan balik ini kemudian dapat digunakan untuk membuat perubahan dan meningkatkan produk.

  • Anda bisa mendapatkan umpan balik dari pengguna tentang apa yang mereka inginkan dan tidak inginkan dalam suatu produk.
  • Anda dapat menentukan apakah ada pasar untuk produk Anda.
  • Anda dapat membuat perubahan dan peningkatan pada produk Anda berdasarkan umpan balik pengguna.
  • Anda dapat menghemat waktu dan uang dengan merilis MVP alih-alih membangun produk lengkap dan kemudian mengetahui bahwa itu bukan yang diinginkan pengguna.

7. MVP Memungkinkan Validasi Pasar

MVP (Minimum Viable Product) telah menjadi istilah populer di dunia startup, dan untuk alasan yang baik. MVP memungkinkan Anda menguji produk atau layanan Anda dengan pelanggan nyata di pasar. Anda bisa mendapatkan umpan balik tentang apa yang berhasil dan apa yang tidak dan membuat perubahan dengan cepat berdasarkan umpan balik itu. Ini adalah keuntungan besar, karena memungkinkan Anda untuk memvalidasi ide Anda sebelum menginvestasikan terlalu banyak waktu dan uang ke dalamnya.

Manfaat besar lainnya dari MVP adalah membantu Anda fokus pada aspek terpenting dari produk atau layanan Anda. Dengan menguji lebih awal dan sering, Anda mengetahui apa yang paling penting bagi pelanggan Anda dan apa yang tidak. Ini membantu Anda memprioritaskan upaya Anda dan memastikan Anda menuju ke arah yang benar.

8. Hapus Antarmuka Pengguna

Desainer dan pengembang menaruh banyak pemikiran ke dalam antarmuka pengguna produk mereka. Bagaimanapun, UI yang jelas dan intuitif adalah kunci untuk pengalaman pengguna yang luar biasa. Tetapi bagaimana jika pengguna tidak perlu diajari cara menggunakan produk Anda? Bagaimana jika mereka bisa mulai menggunakannya tanpa instruksi apa pun? Ini adalah keuntungan dari MVP – produk minimum yang layak.

Tujuan MVP adalah untuk menampilkan produk kepada pengguna secepat mungkin, sehingga Anda dapat mulai mendapatkan umpan balik tentang apa yang berhasil dan apa yang tidak. Dengan setiap iterasi, Anda dapat membuat produk lebih intuitif dan ramah pengguna. Dan karena Anda tidak membuang waktu untuk fitur yang tidak diinginkan atau dibutuhkan oleh siapa pun, Anda dapat berfokus untuk membuat produk sebaik mungkin.

Visi yang jelas sangat penting untuk setiap startup yang sukses.

9. Waktu Lebih Cepat Ke Pasar

Saat mengembangkan produk baru, waktu ke pasar adalah kuncinya. Semakin cepat Anda bisa membawa produk Anda ke pasar, semakin besar kemungkinan Anda untuk sukses. Namun, sering kali produk dirilis sebelum siap, yang mengakibatkan kegagalan. Minimum Viable Product (MVP) dapat membantu Anda mempercepat proses membawa produk Anda ke pasar dengan tetap menjaga kualitas.

MVP adalah versi produk Anda yang dirilis lebih awal dan sering mendapatkan umpan balik dari pengguna. Ini mencakup fitur yang cukup untuk memuaskan pengguna awal dan memungkinkan Anda mengumpulkan umpan balik dan membuat perubahan dengan cepat. Umpan balik ini kemudian dapat digunakan untuk meningkatkan produk akhir.

10. Solusi Hemat Anggaran

Saat memulai bisnis baru, penting untuk menemukan solusi ramah anggaran yang tepat. Salah satu pilihannya adalah membuat Minimum Viable Product (MVP). MVP adalah produk dengan fitur yang cukup untuk memuaskan pelanggan awal. Pembuatannya lebih murah dan memakan waktu daripada produk berfitur lengkap.

Ide teruji – MVP memungkinkan Anda menguji ide Anda dengan pelanggan nyata. Ini membantu Anda menentukan apakah sebenarnya ada pasar untuk produk Anda.

Umpan balik cepat – Dengan MVP, Anda bisa mendapatkan umpan balik dari pelanggan dengan cepat. Ini membantu Anda membuat perubahan dan peningkatan pada produk Anda.

Biaya lebih rendah – Membuat MVP menghabiskan lebih sedikit uang dan waktu daripada membuat produk berfitur lengkap.

11. Pengembangan Dengan Risiko Minimal

Dalam dunia bisnis saat ini, waktu adalah uang. Semakin cepat sebuah perusahaan dapat membawa produk ke pasar, maka akan semakin sukses. Namun, ini tidak selalu mudah dilakukan. Mengembangkan produk adalah proses kompleks yang bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Salah satu cara untuk mempercepat proses adalah dengan menggunakan MVP – Minimum Viable Product.

MVP adalah versi produk yang memiliki jumlah fitur minimum yang diperlukan untuk dirilis ke pelanggan. Ini memungkinkan perusahaan untuk menguji produk mereka dengan pelanggan nyata dan mendapatkan umpan balik dengan cepat. Umpan balik ini kemudian dapat digunakan untuk membuat perubahan dan perbaikan pada produk.

Menggunakan MVP dapat membantu mengurangi risiko kegagalan pengembangan. Dengan mendapatkan umpan balik pelanggan sejak dini, perusahaan dapat menghindari pemborosan waktu dan uang untuk produk yang tidak diinginkan atau dibutuhkan siapa pun.

Kesimpulan:

Proses MVP (Minimum Viable Product) memiliki banyak manfaat baik bagi pengembang maupun pengguna. Pengembang dapat membuat produk yang layak digunakan dengan mendapatkan umpan balik dari pengguna lebih awal dan sering. Pengguna dapat membantu membentuk arah produk dan mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan mengikuti proses MVP, baik pengembang maupun pengguna dapat yakin bahwa mereka membuat dan menggunakan produk yang berkualitas.